Mendaki Rasa Tour Wisata di Gunung Gede dan Pangrango

Banyak orang yang memutuskan untuk berlibur di Jawa Barat memilih kawasan Puncak sebagai destinasi wisatanya. Padahal, Jawa Barat tidak cuma punya kawasan Puncak saja. Bagi kamu yang berencana berlibur ke Jawa Barat, cobalah berkunjung ke kota Bogor. Tak hanya punya Istana Bogor atau Kebun Raya Bogor saja, ternyata kota hujan ini menyimpan banyak destinasi wisata keren yang wajib kamu jelajahi saat liburan.

Salah satu destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi di kota Bogor adalah menjajal wisata alam dengan mendaki gunung. Ya, bagi kamu yang cinta mati dengan wisata alam menantang, kota satu ini cocok untuk menjadi destinasi wisata pilihan karena kota Bogor di kelilingi tiga gunung besar yang menantang untuk ditaklukkan.Gunung gunung tersebut diantaranya Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Salak.

Mendengar tiga nama gunung terkenal ini pasti membuat adrenalin mu bergejolak. Rencanakan penerbangan kamu ke Bogor dengan menggunakan promo tiket air asia yang bisa kamu dapatkan di Reservasi.com. Terutama bagi kamu yang berada di luar Jawa Barat, kamu bisa memesan tiket untuk tujuan Jakarta dan melanjutkan perjalanan darat untuk sampai di Bogor.

Walaupun ada tiga gunung mengelilingi kota Bogor, kali ini kita fokus saja pada pendakian Gunung Gede dan Pangrango. Berbeda dengan pendakian pada gunung lainnya, mendaki gunung yang menjulang setinggi 3.019 meter dari permukaan laut terasa seperti tour wisata saja. Hal ini karena jalur pendakian ke puncak gunung Gede dan Pangrango melewati beberapa objek wisata lain yang pemandangan alamnya luar biasa menawan. Jadi, jangan ragu untuk segera check in hotel di Bogor untuk berisitirahat setelah penerbangan, sebelum siapkan fisik untuk mendaki.

Objek wisata pertama yang akan kamu lewati dalam jalur pendakian ini adalah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Cibodas. Hal ini karena taman nasional seluas 21.975 hektar ini merupakan base camp awal sebelum pendakian. Di taman ini perlengkapan daki kamu akan di cek ulang seperti surat ijin pendakian atau biasa dikenal dengan Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI). Kemudian, kamu juga harus mendaftarkan diri ke pos pendaftaraan supaya bisa terpantau selama pendakian.

Setelah itu, pengalaman mendaki rasa tour wisata pun di mulai. Saat awal-awal mendaki, kamu akan banyak bertemu orang-orang karena masih ramai wisatawan yang berlalu lalang. Hal ini karena memang Taman Nasional Gede Pangrango ini mencakup Kebun Raya Cibodas dan Bumi Perkemahan Mandalawangi yang dikelilingi hutan hujan tropis yang asri sehingga suasananya sangat sejuk.

Di taman ini kamu bisa mendengar cuitan burung-burung dan samar suara hewan dari hutan serta pohon-pohon raksasa “Rasamala” serta tumbuhan pemakan serangga, Kantong Semar. Kamu pun bisa melongok melihat konservasi hewan langka seperti Macan Tutul. Semakin yakin kan untuk pesan kamar hotel di Bogor untuk istrahat sejenak sebelum melakukan pendakian?

Pada jalur selanjutnya kamu akan menemui objek wisata Telaga Biru dengan keindahan airnya yang berwarna biru cerah. Warna biru cerah yang ada pada air telaga ini disebabkan oleh Gangga yang tumbuh di dasar dan pinggiran telaga. Kamera kamu harus selalu siap untuk mengabadikan keindahan telaga ini.

Setelah beberapa menit perjalanan berlanjut, kamu akan menemui persimpangan jalan dimana jalan ini akan membawa kamu ke objek wisata berikutnya, yaitu Curug Cibeureum yang berarti air terjun Cibereureum. Sekali lagi, siapkan kamera untuk mengabadikan keindahan pemandangan segar di air terjun ini.

Melanjutkan pendakian, kamu akan disambut dengan rute Rawa Denok 1 dan Rawa Denok 2 yang sudah di desain untuk memudahkan pendaki. Disini kamu bisa mengambil foto dengan apik karena memang desain rutenya sangat cocok untuk mengisi feed Instagrammu. Rute berikutnya, kamu akan menemui sebuah persimpangan jalan lagi dengan adanya kandang Badak sebagai petunjuk gunung mana yang akan kamu daki, apakah gunung Gede atau gunung Pangrango.

Jalur berikutnya tidaklah senyaman jalur sebelumnya. Pada rute ini, para pendaki mulai menghadapi rute-rute yang lebih menantang dengan trek berbatu yang cukup terjal dan menanjak. Salah satu tanjakan itu bernama tanjakan Rante yang tingkat kemiringannya mencapai 180 derajat sehingga kamu butuh tali sebagai pegangan.

Setelah trek berat terlalui, sebelum melanjutkan pendakian lagi kamu akan menemui mata air panas yang bisa kamu gunakan untuk melepas lelah. Kehangatan air panas ini pun bisa kamu nikmati setelah menempuh trek yang cukup sulit juga.

Pendakian kian berat saat mendekati puncak, namun semua itu akan terbayar dengan keindahan kawah dan pemadangan dari puncak gunung yang tentu saja tidak bernilai harganya. Rasa lelah dari pendakian akan segera lenyap tergantikan dengan perasaan lega dan tenang saat berada di puncak gunung.

Jika cuaca sedang bersahabat dan kamu memilih waktu yang tepat untuk mendaki, kamu bisa berkemah di puncak gunung dan menikmati malam penuh bintang saat berbaring beralas tanah berselimut dingin menyegarkan hawa pengunungan.

Semakin tak sabar untuk segera berlibur ke kota hujan ini? segera cek promo tiket air asia di reservasi.com dan dapatkan harga termurahnya. Selain itu, jangan lupa juga untuk melakukan reservasi hotel di Bogor. Tak lengkap bukan jika kamu ke Bogor tapi tak menghabiskan waktu untuk berkeliling di kota ini?

dokterMade :Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.
Disqus Comments Loading...