19 Cara Bersosialisasi Yang Bikin Kamu Disukai Banyak Orang

Siapa sih yang gak ingin disukai banyak orang? Kenyataannya, tidak sedikit orang yang merasa dirinya dimusuhi orang banyak padahal dia merasa sudah bersosialisasi dengan baik. Diperlukan kecerdasan emosional yang baik saat bersosialisasi agar disukai banyak orang.

Bersosialisasi boleh dibilang gampang gampang susah. Dikatakan gampang karena sejatinya tidak sulit untuk melakukan sesuatu yang disukai banyak orang dan dikatakan sulit karena tidak semua orang mau dan mampu melakukannya.

Berikut 19 hal hal sederhana yang bisa kamu lakukan saat bersosialisasi agar disukai banyak orang:

1. Kontak mata

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat bersosialisasi adalah membangun kepercayaan. Salah satu cara membangun kepercayaan ini adalah dengan kontak mata saat berbicara. Kontak mata menandakan kamu fokus dan antusias mendengarkan apa yang dibicarakan oleh lawan bicara. Lawan bicara juga menganggap kamu serius mendengarkan mereka saat mata fokus melihat ke arah yang berbicara.

2. Tersenyum

Jangan remehkan kekuatan senyuman dalam membangun kehangatan dengan lawan bicara. Kamu bisa membayangkan kan gimana tidak nyamannya berbicara dengan orang yang cemberut atau mukanya datar.

3. Gurauan

Orang secara tidak sadar akan menilai lawan bicaranya dari bahasa tubuh. Tertawa dan tersenyum termasuk kemampuan melempar gurauan adalah salah satu cara untuk menunjukan bahasa tubuh yang positif. Dalam senyuman juga terkandung adanya rasa antusias, energi dan karisma. Energi ini tidak hanya kamu rasakan sendiri, melainkan akan menular ke orang lain, bahkan saat dia tidak bersamamu lagi.

4. Simpan Ponsel di Saku

Saat berbicara dengan orang lain, tetaplah fokus dengan apa yang menjadi bahan pembicaraan. Jangan biarkan adanya gangguan dari pihak lain termasuk ponsel. Simpanlah ponsel di dalam saku sampai pembicaraan atau rapat berakhir.

5. Jabat Tangan

Orang lain sudah bisa menilai apakah kamu orang yang layak disukai atau tidak hanya beberapa detik saat bertemu. Salah satu cara memberi kesan pertama yang baik adalah dengan jabat tangan atau salaman.

6. Sebut Nama Orangnya

Rasanya pasti menyenangkan saat pertemuan selanjutnya, orang yang kamu ajak bicara mampu menyebutkan namamu. Jika kamu kesulitan mengingat nama, cobalah membayangkan sesuatu yang berhubungan dengan nama orang tersebut.

Beberapa cara mengingat nama seseorang adalah sebagai berikut:

  • Sebut berulang ulang nama orang tersebut saat berbicara dengan yang bersangkutan

  • Beritahu orang lain tentang nama orang tersebut, untuk berjaga jaga seandainya nanti kamu melupakan namanya.

  • Tulis nama orang tersebut di ponsel dengan deskripsi singkat orang tersebut termasuk dengan siapa kamu menjumpainya.

7. Mendengar Lebih Banyak

Cobalah lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Kamu memiliki dua telinga dan hanya satu mulut, artinya kamu harus menggunakan dengan seimbang.

8. Jangan Sekedar Mendengar

Orang yang disukai banyak orang akan selalu mendengarkan apa yang dibicarakan orang lain dengan serius. Pendengar yang aktif memerlukan langkah langkah berikut: mendengarkan, menginterpretasi, mengevaluasi dan merespon.

Langkah pertama dilakukan dengan cara meninggalkan apa yang sedang kamu kerjakan sebelumnya lalu fokus dengan apa yang kamu dengar. Selanjutnya, buat pengertian sendiri atas apa yang kamu dengar sambil menanyakan ke diri sendiri tentang hal tersebut. Setelah itu, lakukan evaluasi dengan cara memutuskan apa yang kamu dengar sambil menyimpulkan. Setelah kamu mendapatkan informasi yang cukup atas apa yang kamu dengar, segera berikan tanggapan. Berikan tanggapan agar yang berbicara tahu jika kamu sedang mendengarkannya.

9. Beri Apresiasi

Memberi apresiasi memang kadang sulit sebab kita kebanyakan memiliki pendapat sendiri atau egotistik. Memberi apresiasi tidak perlu terlalu muluk muluk, cukup dengan kalimat sederhana seperti “terima kasih, yang dibicarakan sepertinya menarik”.

10. Buang Ego

Ambil hati lawan bicara dengan langsung ke pusat egonya dan caranya ini cukup berhasil. Caranya adalah dengan memberi pujian terhadap lawan bicara, namun pujian harus realistis, jangan dibuat buat. Cara ini membuat orang yang kamu ajak bicara merasa berguna dan apa yang dia bicarakan mendapatkan perhatian dari kamu.

11. Jangan Memotong Pembicaraan

Kamu pasti tidak suka bila saat kamu berbicara orang lain tiba tiba memotong pembicaraan kamu. Biarkan lawan bicara menyelesaikan bicaranya, meskipun saat itu kamu merasa ada yang perlu diluruskan.

12. Ucapkan Maaf

Manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Jangan pernah berat untuk mengucapkan kata maaf saat kamu salah, meskipun saat itu orang yang kamu ajak bicara tidak menganggapnya salah.

Mengucapkan kata kata simpati juga bagus saat kamu memberitahu tentang berita buruk. Hal ini menunjukan rasa empatimu terhadap suatu kejadian.

13. Apresiasi Pengalaman Lawan Bicara

Ungkapkan kamu mengerti apa yang dibicarakan orang lain termasuk salah satu cara mengapresiasi pengalaman orang tersebut. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan apakah kamu sejalan dengan mereka dan cocok untuk dijadikan teman.

14. Perlihatkan Postur Tubuh Yang Baik

Berdirilah tegak saat berbicara dengan orang lain. Postur tubuh yang buruk menandakan kamu seorang yang apatis dan tidak layak untuk diajak bicara. Jika kamu kerap menunjukan bahasa tubuh yang buruk, tidak ada seorang pun yang nyaman berdekatan dengan dirimu.

Berdiri atau duduk dengan tegak memandang ke arah lawan bicara juga salah satu cara untuk menunjukan kompetensimu. Bahwa kamu seorang yang percaya diri dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kompetensi yang kamu miliki.

15. Jaga Bicara

Salah satu cara membedakan antara orang layak dicintai dan bajingan adalah cara dia berkata kata. Gunakan kata kata sopan dan selalu menjaga kata kata saat berbicara dengan orang lain. Segera perbaiki kata katamu saat melakukan kesalahan.

16. Jangan Suka Mengeluh

Berada di tengah tengah orang yang berfikir negatif sangatlah menyiksa diri. Bahkan ada ahli yang menyebutnya sebagai “energetic vampires” karena memang energi negatif akan menghisap energi positif yang kamu miliki. Bila kamu tidak ingin dijauhi oleh orang lain karena membawa energi negatif, cobalah menjadi pribadi yang optimistis alias jangan suka mengeluh.

17. Libatkan Semua Orang

Pasti tidak enak rasanya bila kamu merasa terasing di satu kelompok yang kamu ikuti. Kamu bisa menghindari hal ini dengan mengajak setiap orang di kelompokmu untuk terlibat dalam pembicaraan. Buatlah setiap orang memiliki peran dari suatu pembicaraan dan beri perhatian terhadap apa yang mereka bicarakan.

18. Jangan Terlalu Cepat Menyimpulkan

Kadang otak memaksa kita untuk terlalu cepat menyimpulkan sesuatu terutama yang berkaitan dengan orang lain. Hal ini membuat kita cenderung lebih tertutup. Untuk menghindari kita dari kesalahan menilai orang lain, cobalah untuk lebih akrab dengan bahasa non verbal. Artinya, kita harus mengenal orang lain secara menyeluruh baik verbal maupun non verbal sebelum memberikan penilaian.

19. Akhiri Pembicaraan Dengan Baik

Kata kata terakhir bisa menjadi impresi akhir yang memberi penilaian baik terhadap diri kita, jadi, manfaatkanlah sebaik baiknya. Pembicaraan bisa diakhiri dengan kata kata baik, misalnya “ saya senang mengenal anda” atau “semoga anda menikmati hari ini” atau “saya akan selalu mengingat pembicaraan kita”.

Bagaimana? Mudah bukan? Hayo segera lakukan dan buatlah perbedaan.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.