Google Mengikuti Jejak Apple Melakukan Ini

Kejahatan finansial merupakan salah satu kejahatan yang kerap dialami oleh pengguna internet. Penjahat berusaha mencuri data keuangan dari pengguna awam yang tidak begitu paham cara melindungi diri dari kejahatan dunia maya.

Salah satu aktivitas ilegal bidang keuangan yang saat ini marak di dunia maya adalah tukar menukar mata uang crypto. Mata uang digital yang nilainya sangat tinggi ini, di beberapa negara dianggap sebagai mata uang ilegal dan tidak boleh digunakan untuk transaksi keuangan.

Karena nilainya yang sangat tinggi, banyak yang tergoda untuk menambang mata uang crypto ini di internet. Salah satu cara menambang mata uang crypto adalah menggunakan aplikasi mobile.

Apple sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan berbagi aplikasi mobile lewat Appstore, beberapa waktu yang lalu telah ‘membersihkan’ seluruh aplikasi penambang mata uang crypto dari Appstore. Langkah ini diambil Apple untuk mencegah kerugian atau kejahatan yang muncul karena penyalahgunaan aplikasi mobile penambang mata uang crypto.

Tidak lama berselang, Google pun mengikuti langkah Apple dengan melarang aplikasi penambang crypto di Playstore. Untuk tujuan itu, Google melakukan pembaruan kebijakan Playstore yang secara eksplisit melarang aplikasi penambang mata uang crypto atau cryptocurrency-mining masuk ke dalam daftar aplikasi di Playstore.

Masih belum jelas apakah larangan ini berlaku untuk aplikasi baru atau untuk semua aplikasi penambang mata uang crypto sebab saat ini aplikasi aplikasi penambang mata uang crypto masih bisa ditemukan di Playstore meskipun telah diberikan label tertentu.

Masalah penambang mata uang crypto sebenarnya bukan dari aplikasi yang melabeli dirinya sebagai penambang mata uang crypto melainkan dari program jahat yang disusupi pada aplikasi aplikasi yang populer digunakan oleh pengguna internet. Program jahat ini akan melakukan penambangan mata uang crypto secara diam diam tanpa diketahui oleh pengguna aplikasi. Kejahatan model begini telah lama menjadi masalah pada Playstore dan sampai saat ini Google telah berusaha untuk mengatasinya.

Mudah mudahan apa yang dilakukan Google ini merupakan langkah awal untuk memerangi aplikasi jahat yang memanfaatkan ketidaktahuan pengguna internet guna memetik keuntungan pribadi.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.