Fitur Baru WhatsApp Yang Wajib Diketahui Admin Grup

Sebagai salah satu aplikasi bertukar pesan paling populer, WhatsApp sepertinya tidak berhenti untuk berinovasi dengan fitur fitur terbarunya. Salah satu fitur baru yang diperkenalkan oleh layanan perpesanan miliki Facebook ini adalah pesan broadcast satu arah. Artinya, hanya admin, pemilik grup atau orang tertentu yang bisa mengirimkan pesan ke grup.

Fitur ini ditujukan bagi grup grup yang memang membutuhkan informasi atau pengumuman satu arah, misalnya para orang tua yang ingin menyampaikan informasi ke anak anak mereka, para guru yang ingin memberikan pelajaran lewat grup siswa atau komunitas sosial lainnya yang membutuhkan informasi dari tutor atau orang orang yang dipercaya. Dengan adanya pesan broadcast satu arah, para admin grup nantinya akan lebih mudah menyampaikan pesan dan mengatur pesan tersebut untuk para anggota grupnya.

Fitur pesan broadcast satu arah ini merupakan salah satu dari beberapa fitur baru WhatsApp yang telah diperkenalkan sebelumnya. Beberapa bulan yang lalu, WhatsApp meluncurkan fitur deskripsi grup yang memungkinkan admin grup atau anggota grup menuliskan deskripsi dari grup yang mereka ikuti. Fitur lainnya adalah mempersulit anggota grup yang ingin masuk kembali ke grup setelah sebelumnya keluar dari grup.

Untuk bisa mengaktifkan fitur pesan broadcast satu arah, admin grup cukup membuka pengaturan grup, lalu pilih kirim pesan, setelah itu plih “Only Admins”. Fitur ini secara bertahap akan dapat dinikmati oleh seluruh pengguna WhatsApp.

Dalam dunia tukar menukar pesan, fitur baru WhatsApp ini bukanlah barang baru. Sebelumnya Telegram sebagai salah satu pesaing WhatsApp telah mengeluarkan fitur yang sama. Sebenarnya aksi tiru meniru yang dilakukan oleh WhatsApp termasuk Facebook dan Instagram bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Masih segar dalam ingatan kita, bagaimana Instagram meniru fitur story yang ada pada Snapchat. Tragisnya, akibat fiturnya ditiru, Snapchat kehilangan banyak pengguna yang beralih ke media sosial milik Facebook.

Nah. kini WhatsApp kembali melancarkan aksi tiru meniru dengan meniru fitur yang terdapat pada Telegram. Seperti halnya admin grup Telegram, admin grup WhatsApp kini dapat mengendalikan sepenuhnya isi pesan yang mondar mandir di dalam grupnya. Artinya, suatu grup dengan jumlah anggota tertentu, lalu lintas pesannya bisa dikendalikan sepenuhnya oleh satu orang salah.

Entah apa tujuan WhatsApp meniru apa yang ada di dalam Telegram mengingat pengguna aktif WhatsApp jauh di atas Telegram. Menurut catatan saya, saat ini pengguna aktif WhatsApp mencapai 1,5 milyar, jauh di atas Telegram yang hanya memiliki 200 juta pengguna aktif.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.