Fitur Baru Google Maps Bisa Mengetahui Tingkat Pengisian Baterai Teman

Google Maps merupakan salah satu aplikasi besutan Google yang paling sering mengeluarkan fitur fitur baru untuk penggunanya. Berbagai fitur baru tersebut tentu saja akan makin memudahkan kita sebagai pengguna Google Maps terutama saat menjelajahi tempat tempat yang baru.

Setelah beberapa bulan yang lalu meluncurkan fitur berbagi lokasi dengan teman, kini ada tambahan fitur yang bisa kita amati saat berbagi lokasi dengan teman. Fitur tersebut adalah tingkat pengisian baterai teman yang sedang kita ajak berbagi lokasi.

Yap, dengan Google Maps kini kamu bisa memberitahu temanmu saat baterai mereka sudah hampir habis dan perlu di charge. Yang lebih penting dari fungsi fitur ini adalah saat berada dalam kondisi darurat. Misalnya saat temanmu tersesat, kamu bisa menghitung waktu untuk menyelamatkan temanmu itu dengan melihat tingkat pengisian baterainya. Makin sedikit tingkat pengisian baterainya maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelamatkan temanmu itu akan semakin sempit.

Untuk kepentingan privasi pengguna Google Maps, fitur berbagi tingkat pengisian baterai ini secara default akan ‘disable’. Pengguna bisa memilih apakah kondisi baterai smartphone-nya akan dibagikan ke teman atau tidak.

Dengan fitur baru ini, tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk menolak panggilan telepon atau menjawab pesan SMS/WhatsApp dengan alasan karena baterai udah mau habis. Yap, temanmu atau bosmu bisa dengan mudah mengetahui kebohonganmu tentang kondisi baterai ponselmu.

Berbagi lokasi di Google Maps pertama kali diperkenalkan Google kira kira setahun yang lalu. Fitur berbagi lokasi ini merupakan hasil gusuran dari fitur Google Latitude yang telah dimatikan oleh Google. Berbagi lokasi ini juga bermanfaat untuk menemukan kembali ponsel pintar yang hilang.

Selain berbagi tingkat pengisian baterai, sebenarnya ada berbagi fitur baru Google Maps yang belum dirilis untuk umum. Fitur fitur ini untuk sementara hanya bisa dinikmati oleh pengguna Google Maps versi beta. Salah satu fitur tersebut adalah menjelajahi peta dengan menggunakan sepeda motor. Mudah mudahan fitur ini cepat dirilis mengingat di Indonesia, mengendarai sepeda motor masih menjadi favorit sebagian besar penduduk Indonesia.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.