Pengertian Dan Pembagian Skala MMI

Saat terjadinya gempa bumi di Lombok, kita kerap mendengar istilah skala MMI yang dikeluarkan oleh BMKG. Mungkin banyak yang bertanya tanya dan belum tahu apa sih MMI itu? Selama ini setiap ada kejadian gempa bumi maka istilah yang kerap terucap adalah Skala Richter. Baiklah kali ini saya sedikit memberikan gambaran tentang skala MMI yang saya ambil dari twitnya @infoBMKG.

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempabumi. Satuan ini diciptakan oleh vulkanologis Italia Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Skala MMI terbagi menjadi 12, diantaranya:

Skala I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

Skala II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda benda ringan yang digantung bergoyang.

Skala III MMI

Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan akan ada truk yang berlalu.

Skala IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Dirasakan oleh beberapa orang di luar rumah. Gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Skala V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang barang terpelanting, tiang tiang dan benda benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Skala VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari ke luar, plester dinding jatuh, cerobong pabrik rusak, kerusakan ringan.

Skala VII MMI

Tiap tiap orang ke luar rumah. Kerusakan ringan pada rumah rumah dengan bangunan konstruksi yang baik, sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik, terjadi retak retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

Skala VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen monumen roboh, air menjadi keruh.

Skala IX MMI

Keruakan pada bangunan yang kuat, rangka ranka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondasinya. Pipa pipa di dalam rumah putus.

Skala X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah, rel melengkung, tanah longsor di tiap tiap sungai dan di tanah tanah yang curam.

Skala XI MMI

Bangunan bangunan hanya sedikit yang berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa di dalam tanah tidak bisa dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

Skala XII MMI

Hancur sama sekali. Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda benda terlempar ke udara.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.