Penemuan Terbaru, Bawang Merah Tanpa Air Mata

Bagi kamu yang hobi memasak, mengiris bawang merah merupakan salah satu pekerjaan yang menjengkelkan. Mengapa? Karena bawang merah mengandung zat kimia iritatif yang bila diiris, zat kimia ini dapat mengiritasi kelenjar air mata sehingga air mata jatuh bercucuran seperti orang yang sedang menangis.

Kelak air mata yang keluar saat mengiris bawang merah bisa jadi tinggal kenangan. Mengapa? Karena perusahaan Bayer telah berhasil membuat bawang merah yang tidak menghasilkan zat kimia yang dapat menyebabkan kita menangis. Dibutuhkan waktu sekitar tiga puluh tahun bagi para ilmuwan untuk menembukan bawang versi baru ini.

Bawang versi baru yang disebut dengan istilah “Sunion” ini, tidak ditemukan melalui proses modifikasi genetika yang kontroversial, melainkan melalui proses kawin silang untuk menghilangkan zat penyebab iritasi pada kelenjar air mata.

Yang mengembirakan, kita tidak harus menunggu lama untuk bisa menikmati bawang versi baru. Menurut Bayer, bawang Sunion sudah tersedia di toko paling lambat bulan depan.

Menurut Lyndon Johnson, manajer pemasaran produk pertanian Bayer, Sunion menawarkan rasa yang lebih manis bila dibandingkan dengan bawang biasa. Tentu saja rasa manis ini tidak menghilangkan cita rasa bawang yang begitu khas. Selain itu, rasa manis Sunion juga akan makin terasa bila bawang merah ini disimpan dalam waktu yang lama.

Sayangnya, Sunion belum bisa dinikmati di Indonesia sebab panen perdana bawang merah ini baru dilakukan di Nevada dan Washington, Amerika Serikat. Jadi, penggemar bawang merah di Indonesia kudu bersabar bila ingin mencicipi rasa Sunion.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.