Video Instagram Membuat Gadis Ini Masuk Penjara

Instagram menjadi salah satu media sosial yang sangat digemari oleh kaum muda. Selain bisa memposting foto, Instagram juga memberi keleluasaan bagi penggunanya untuk memposting video berdurasi kurang dari satu menit. Namun, mulai saat ini kamu sebaiknya berhati hati dalam memposting foto atau video di media sosial termasuk Instagram jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib.

Seperti yang baru baru ini terjadi di Iran. Pihak berwajib Iran menahan empat orang perempuan yang kedapatan memposting video tarian mereka di Instagram. Dari keempat perempuan tersebut, hanya Maedeh Hojabri, gadis usia 17 tahun yang diketahui identitasnya. Itupun karena yang bersangkutan berani tampil dan mengaku bersalah di media televisi milik pemerintah.

Instagram adalah salah satu media sosial barat yang tidak diblokir sepenuhnya di Iran. Kesempatan ini digunakan oleh Hojabri untuk memposting 300 foto dan video yang beberapa diantaranya menampilkan Hojabri yang sedang menari. Meskipun akun Instagram Hojabri itu akhirnya ditutup, gadis ini tidak patah arang. Hojabri membuat lagi akun baru dan memposting beberapa video untuk menyampaikan kritik.

Dalam tampilan videonya tentang senam dan tarian, Hojabri kerap tampil tanpa hijab dan inilah yang membuat gadis cantik ini dalam masalah besar. Sesuai dengan hukum yang berlaku di Iran, seorang perempuan wajib mengenakan hijab saat tampil di depan umum.

Apa yang dilakukan oleh Hojabri dalam menyuarakan kebebasan berekspresi di media sosial memantik simpati warganet di seluruh dunia. Berbagai tagar berseliweran di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Hojabri. Salah satu tagar yang populer adalah #dancing_isn’t_a_crime. Warganet menganggap, video pengakuan bersalah Hojabri di televisi pemerintah merupakan salah satu bentuk tekanan pemerintah Iran terhadap Hojabri.

Dalam video yang disiarkan oleh televisi Iran, seorang gadis mengaku apa yang dilakukannya bukanlah untuk menarik perhatian. Video itu semata mata ditujukan pada follower si gadis di Instagram dan tidak bertujuan menggugah orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Dari perspekstif warganet, beberapa video Hojabri yang masih bisa dinikmati di Instagram dan Twitter, merupakan video yang sangat umum tentang seorang gadis yang sedang menari. Mereka sama sekali tidak melihat adanya sesuatu yang aneh dari video itu.

Beberapa bulan terakhir ini memang terjadi protes besar besaran oleh para wanita di Iran. Mereka menentang larangan menari di Instagram dan kewajiban mengenakan hijab bagi kaum wanita. Pemerintah Iran mewajibkan setiap wanita di Iran mengenakan hijab sejak dimulainya revolusi Iran tahun 1979.

Pada tahun 2014, enam gadis Iran dipenjara selama 1 tahun plus 91 cambukan karena terbukti bersalah memposting video saat mereka menari di media sosial.

Masih belum jelas apa hukuman yang diterima oleh Hojabri, tapi menurut beberapa sumber di sana, Hojabri dan tiga gadis lainnya telah dibebaskan dengan jaminan.

Pemerintah Iran memang berencana memblokir Intagram seperti halnya Facebook dan Twitter, tetapi langkah pemblokiran terhadap Instagram sampai saat ini belum sepenuhnya dilakukan.

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.